Selasa, 14 Juni 2011

Zumi Zola Dengarkan Keluhan Guru Nipahpanjang

Selasa, 14 /06/ 2011 09:52

Akan Rehab Rumdin, Beri Insentif Guru Terpencil

Zumi Zola disambut para guru Nipahpanjang.(F:Ist)

Zumi Zola disambut para guru Nipahpanjang.(F:Ist)

PARA guru di Kecamatan Nipahpanjang mengadukan berbagai persoalan kepada Zumi Zola. Mulai dari soal pengangkatan kepala sekolah sampai persoalan insentif bagi guru di desa terpencil dan rehab rumah dinas. Hal tersebut disampaikan dalam forum pertemuan Bupati Tanjungjabung Timur dengan kepala sekolah dan guru Se-Kecamatan Nipahpanjang, Senin (13/6), di SD 10 Kecamatan Nipahpanjang sekitar pukul 15.30 sampai pukul 16.30 WIB.

Damhuri, Guru SMP 16 Desa Sungaitering, kepada Zumi Zola, saat sesi dialog mengungkapkan bahwa mekanisme pengusulan kepala sekolah mestinya dikembalikan ke rekomendasi pengawas sekolah. Pasalnya, pengawaslah yang tahu persis kualitas calon kepala sekolah. Sedangkan selama ini, prakteknya, pengangkatan kepala sekolah ditunjuk dengan metode penilaian yang menurutnya tidak transparan. Menjawab persoalan itu Zumi Zola berjanji akan mempelajari dan mengevaluasi kembali teknis pengangkatan kepala sekolah.

Untuk memotivasi kinerja para guru di Tanjungjabung Timur, Zumi Zola mengungkapkan bahwa pada APBD perubahan tahun ini, Pemkab mengalokasikan lebih dari Rp 8,8 miliar dana tunjangan kinerja daerah (TKD) bagi seluruh PNS daerah itu. Sedangkan untuk guru yang mengajar di sekolah - sekolah terpencil, Pemkab akan mengupayakan pemberian insentif tambahan. Bahkan Zumi Zola berjanji akan merehabilitasi rumah-rumah dinas guru yang sudah rusak. Namun dia mengingatkan, hal tersebut harus dibarengi dengan kualitas guru yang sudah seharusnya semakin baik. "Disiplin harus lebi baik, dedikasi harus lebih baik dan tentunya semangat mengajar juga harus semakin meningkat. Jika tidak tentu akan ada tindakan tegas yang akan kami ambil," ucap Zumi Zola.

Bagi guru berprestasi, Pemkab Tanjabtim juga berjanji membuka peluang untuk meningkatkan kompetensinya melalui jenjang pendidikan hingga S2 bahkan jika memungkinkan hingga ke jenjang S3. Zumi Zola juga mengapresiasi capaian hasil ujian nasional (UN) Tanjabtim baik tingkat SLTP yang berhasil lulus 99,97% dan tingkat SLTA yang berhasil 99,82%. Sepertinya, soal kesejahteraan pegawai memang menjadi perhatian serius Zumi Zola. Bahkan demi meningkatkan kesejahateraan PNS yang ada, tahun ini pemkab Tanjabtim tidak akan menerima CPNS baru. (***)

sumber: metrojambi.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar